Eka Jaya Nomor 1, Jana Amerta Nomor 2

0

Eka Mengaku Kehendak Alam, Sarjana Mengaku Kesimbangan Skala Niskala

TABANAN –  Sesuai jadwal, KPUD Tabanan menggelar rapat pleno penentuan nomor urut pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Tabanan 9 Desember Tabanan di lapangan tenis indoor Alit Saputra, Tabanan, Selasa (25/8). Pasangan Eka Jaya akhirnya mendapat nomor urut nomor 1 sedang paket Jana Amerta mendapat nomor urut 2.

Tanda-tanda pasangan Eka-jaya yang diusung  PDIP dan didukung Golkar ini sudah nampak ketika ketua KPUD Tabanan Luh darayoni membuka rapat pleno. Dalam rapat dikatakan pengambilan nomor untuk pengambilan nomor urut  sesuai dengan nomor urut pendaftaran. Karena pasangan Eka-Jaya mendaftar pertama, diberi kesempatan mengambil pertama kali. Diwakili ketua tim pemenangan I Made Dirga. Sementara pasangn jana Amerta diwakili ketua tim pemenangan I Made Pasek Mika Wijaya. Hasilnya Eka-jaya mendapat kesempatan pertama mengambil nomot urut disusul pasangan Jana Amerta. Benar saja, Eka –Jaya akhirnya mendapatkan nomor urut 1 dan Jana Amerta  mendapatkan nomor urut 2.  Sontak para pendukung masing-masing  yang berjumlah 50 orang mengacungkan poster maupun bendera bernomor urut masing-masing. Rupanay mereka sudah mempersipak dua nomor sesuai yang akan didapat.

Usai mengundian pasangan  nomor urut calon bupati dari PDIP  Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Komang Gede Sanjaya  mengatakan, nomor satu yang diraihnya merupakan kehendak alam. “Itu sudah kehendak alam, satu artinya kemenangan dan saya diberikan kesempatan untuk memimpin Tabanan lagi,” katanya singkat. Terkait target suara, Eka tidak mau bicara soal target. “Bukan soal target, kami yakin bisa memangkan Pilkada dan melanjutkan perjuangan sebelumnya,” tandasnya. Hal senada disampaikan Sanjaya yang menilai nomor urut 1 sebagai tanda  kemenangan.

Sementara Sarjana menilai nomor urut dua juga menunjukkan victory atau kemenangan. Dia menyebutkan angka menunjukan kalau dirinya direstui secara skala niskala. “Ini merupakan keseimbangan skala niskala menuju kemenangan,” sebutnya. Terkait target, Sarjana meyakini akan mampu meraup 72 persen suara. Diapun meyakini akan unggul di kota maupun  di Baturiti. “Kita lihat saja nanti, mulai sekarang kami siap fight memenangkan pertarungan. Saya yakin masyarakat Tabanan menginginkan perubahan,” tandasnya.

Sementara di luar, terlihat kontras. Paket Ekajaya seperti saat mendaftar juga show of force mengerahkan pendukung mulai baleganjur, barong bangkung, dua hanoman dan iringan penari Bungan Sandat serasi  yang sepertinya bukan ikon Tabanan lagi tetapi menjadi ikon Eka-Jaya. Selain itu juga iringan ratuan pendukung dan ibu-ibu PKK. Kombinasi merah Kuning terlihat bersama  mengatarakan opaket ini menuju lokasi pengundian nomor urut.  Usai pengundian diakhir dengan menerbangkan balon warna merah dan kuning.

Kontras terlihat dari pasangan jana Amerta. Mereka datang dengan pendukung yang tidak terlalu banyak. Sejak awal memang mereka tidak akn show of force saat pengundian nomor urut. Selain diantar tokoh partai pengusung dari koalisi rakyat Tabanan juga nampak belasan anggota ormas yang menyatakan dukungan pada duet Jana Amerta. Namuan demikian mereka tidak mau kalah dalam yel-yel maupun atribut yang dibawa. Menariknya kebanyakan tokoh yang mengantar dulunya merupakan kader PDIP.

image

Share.

About Author

Leave A Reply