Desa Pekraman Kota Tabanan Gelar Upacara Ngaben Massal

0

Tabanan-Desa Pekraman Kota Tabanan menggelar upacara Ngaben Massal yang dikaitkan dengan upacara Tutug Kelih, Metelu Bulanan dan Metatah massal yang puncaknya jatuh pada hari Kamis ( 27/8).  Upacara ini rencananya akan digelar setiap lima tahun sekali. Penjabat Bupati Tabanan Wayan Sugiada berkesempatan menghadiri upacara tersebut mendampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Rabu ( 26/8).  Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ida Cokorda Anglurah Tabanan serta SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Menurut Prawartaka Karya I Wayan Wiguna Negara, Ngaben Massal kali ini diikuti 125 sawa, 21 ngelungah, 200 orang metatah, 234 nelu bulanin dan 43 upacara Tutug Kelih. “ Upacara Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya ini kita gelar secara massal untuk mengurangi beban warga kami. Untuk upacara Ngaben Massal per sawa kita kenakan biaya Rp. 2 juta,” ujarnya.

Wiguna mengatakan upacara ini bisa terselenggara karena rasa peduli dan rasa kebersamaan warga kota Tabanan. Selain mengurangi beban warga Upacara ini juga diharapkan mampu mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan untuk membangun Tabanan yang lebih baik. Dirinya berharap beban warga bisa berkurang tanpa mengurangi arti dan makna upacara itu sendiri. Selain warga Tabanan, upacara ini juga diikuti oleh warga dari Kabupaten Jembrana, Kecamatan Selemadeg Barat, Kecamatan Penebel dan Kediri dengan jumlah total 15 sawa. “ Selain warga kota Tabanan, upacara juga diikuti oleh warga dari Kabupaten dan Kecamatan lain, dengan rekomendasi dari desa pekraman setempat dan membayar penanjung batu,” imbuhnya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengapresiasi upacara massal yang digelar warga Kota Tabanan. Pihaknya menghimbau seluruh masyarakat jangan malu melakukan upacara secara massal, karena selain bisa mengurangi biaya, makna dari upacara itu sendiri masih tetap sama yang penting kita melaksanakan yadnya tersebut berdasarkan rasa tulus ikhlas. “ Kalau bisa melakukan yang lebih murah kenapa harus memilih yang mahal. Yang penting kita bisa melaksanakan yadnya dengan tulus ikhlas dan tanpa paksaan maka maknanya pun akan lebih berarti,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Tabanan menyerahkan dana punia sebesar Rp. 10 juta dan Gubernur Mangku Pastika mepunia sebesar Rp. 25 juta. ,(*)

Share.

About Author

Leave A Reply